Menjelajahi Wisata Sejarah Di Kota Batavia, Jakarta

Architecture tour in Jakarta The Old City of Batavia Artchitectours
Architecture tour in Jakarta The Old City of Batavia Artchitectours from www.artchitectours.com

Sejarah Kota Batavia

Kota Batavia, atau yang sekarang dikenal sebagai Kota Tua Jakarta, merupakan kawasan di Jakarta yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dan jalur laut di Asia. Pada abad ke-16, kawasan ini dikuasai oleh Portugis dan kemudian diambil alih oleh Belanda pada abad ke-17. Kota Batavia menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Nusantara dan merupakan kota kolonial Belanda yang penting. Saat ini, Kota Batavia telah menjadi salah satu tempat wisata sejarah terkenal di Jakarta.

Tempat Wisata Sejarah di Kota Batavia

1. Museum Sejarah Jakarta

Museum Sejarah Jakarta adalah tempat yang tepat untuk memulai perjalanan sejarah di Kota Tua. Museum ini terletak di gedung kantor pemerintahan Belanda yang dibangun pada abad ke-18. Di dalam museum ini, pengunjung dapat melihat koleksi sejarah Jakarta, mulai dari masa prasejarah hingga zaman modern, termasuk artefak dan dokumen.

2. Museum Bank Indonesia

Museum Bank Indonesia berada di bekas gedung De Javasche Bank yang dibangun pada awal abad ke-20. Di dalam museum ini, pengunjung dapat melihat sejarah uang di Indonesia dan bagaimana kebijakan moneter dan perbankan dijalankan di masa lalu. Museum ini juga memiliki koleksi koin dan uang kertas dari zaman kolonial Belanda hingga saat ini.

Baca Juga:  Destinasi Wisata Berau: Surga Tersembunyi yang Menanti Ditemukan

3. Museum Wayang

Museum Wayang terletak di bekas gereja Belanda yang dibangun pada abad ke-17. Museum ini menampilkan berbagai macam wayang, mulai dari wayang kulit hingga wayang golek. Pengunjung dapat mengetahui sejarah wayang dan kisah-kisah yang diangkat oleh wayang.

4. Stasiun Kota

Stasiun Kota adalah stasiun kereta api tertua di Jakarta, dibangun pada abad ke-19 oleh Belanda. Bangunan stasiun ini memiliki arsitektur yang unik, dengan atap yang melengkung dan dinding yang terbuat dari batu bata merah. Meskipun masih aktif sebagai stasiun kereta api, pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur bangunan ini.

5. Gereja Sion

Gereja Sion adalah gereja tertua di Jakarta, dibangun pada abad ke-17 oleh orang-orang Portugis. Gereja ini memiliki arsitektur yang unik dan menarik, dengan dinding yang terbuat dari batu bata merah. Gereja ini masih aktif sebagai tempat ibadah dan pengunjung dapat mengunjungi gereja pada hari Minggu.

FAQs

1. Apa yang harus dibawa saat menjelajahi Kota Tua?

Sebaiknya membawa air minum dan topi untuk melindungi dari terik matahari. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen.

2. Bagaimana cara menuju Kota Tua?

Kota Tua dapat dicapai dengan kendaraan umum seperti bus atau kereta api. Jika ingin lebih mudah, bisa menggunakan taksi atau ojek online. Namun, disarankan untuk datang pagi-pagi agar tidak terjebak macet.

3. Berapa biaya untuk masuk ke museum?

Harga tiket masuk museum bervariasi, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 30.000 tergantung pada museum yang dikunjungi.

4. Apakah ada restoran atau warung di Kota Tua?

Ya, terdapat berbagai macam restoran dan warung di Kota Tua yang menyajikan makanan dan minuman khas Indonesia. Namun, disarankan untuk membawa bekal sendiri jika ingin menghemat biaya.

Baca Juga:  Jelajahi Pesona Sabang, Destinasi Wisata Terbaik di Barat Indonesia

5. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Kota Tua?

Waktu terbaik untuk mengunjungi Kota Tua adalah pagi atau sore hari ketika cuaca masih sejuk dan tempat masih sepi. Namun, jika ingin merasakan suasana malam, bisa datang pada malam hari ketika banyak tempat hiburan yang buka.

Check Also

tempat wisata alam di asia tenggara

Pesona Alam Asia Tenggara: Surga Tersembunyi yang Menanti Dijelajahi

Tempat wisata alam di Asia Tenggara merujuk pada destinasi wisata yang menyuguhkan keindahan alam, seperti …