Breaking News

Tempat Wisata di Luwuk Sulteng – Sulawesi Tengah

Ads By Google

Tempat Wisata di Luwuk Sulteng – Kota Luwuk memiliki potensi wisata yang sangat indah dan layak di kunjungi. Berada di bagian timur Provinsi Sulawesi Tengah, dan saat ini sedang dalam proses penggodokan menjadi Provinsi Sulawesi Timur. Kota Luwuk yang di juluki dengan Kota Air dapat menjadi reverensi Anda untuk berlibur jika sedang berada di Sulawesi Tengah.

Kota Luwuk merupakan ibukota Kabupaten Banggai berada dalam otoritas Provinsi Sulawesi Tengah dengan jarak kurang lebih 600 KM dari Ibu Kota Sulawesi Tengah, yaitu Kota Palu. Daerah yang berada di ujung Timur Pulau Sulawesi memerlukan perjalanan panjang untuk menjangkaunya. Nah sekarang, tentu Anda bertanya Bagaimana cara untuk dapat sampai di Kota Luwuk? atau Bagaimana mengunjungi Kota Luwuk?. Mengunjungi Kabupaten Banggai dapat ditempuh dengan menggunakan transportasi darat, laut ataupun udara. Dari ibukota Provinsi, menuju Kota Luwuk dapat ditempuh melalui jalan darat menggunakan sarana perhubungan kendaraan umum. Sarana transportasi darat berupa bus-bus kecil, dan sedang, mobil seperti Inove, Avansa atau dengan menggunakan kendaraan carteran,. Menempuh jarak Palu – Luwuk sekitar 600 km, demikian pula jika dari Kota Makassar dapat ditempuh melalui jalur darat.

Menggunakan transportasi udara dapat menggunakan perusahaan penerbangan seperti Garuda, Sriwijaya Air, Wings Air dan Express Air.  Transportasi udara ini melayani rute penerbangan reguler setiap harinya menuju Luwuk dari Palu, Makassar dan Manado.



Pintu masuk melalui jalur laut sampai di Pelabuhan Luwuk dilayani oleh kapal Pelni yaitu KM.Tilong Kabila dengan rute Luwuk ke Makassar dan Luwuk ke Bitung atau Manado. Selain itu melalui Pelabuhan Pagimana dilayani dengan kapal penyeberangan ASDP yang menggunakan rute Pagimana-Gorontalo. Kota Luwuk menjadi akses utama bagi transportasi yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut.  Layanan kapal penyeberangan maupun kapal angkutan rakyat yang tersedia setiap hari.

Tempat Wisata di Luwuk Sulteng – Pulau dua Luwuk

Pulau Dua ini memiliki pemadangan alami dengan ombak yang sangat indah. Pulau Dua menjadi maskot pariwisata Kabupaten Banggai. Meskipun sedikit sulit untuk dijangkau, namun tawaran keindahannya harus di kunjungi untuk pecinta alam ketika Anda berada di Luwuk.

Pulau cantik ini terletak di Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah dan menjadi maskot pariwisata dari Kabupaten Banggai. Belum banyak orang yang mengetahui tentang obyek wisata satu ini. Walaupun begitu, pulau ini memiliki pemandangan alam yang sangat indah nan asri. Adanya gunung batu yang tumbuh dari bawah laut semakin menambah eksotisnya pulau ini. Belum lagi dengan suasana ketenangan dan kesejukan yang dimiliki pulau ini, sungguh merupakan tempat wisata yang tepat untuk melepas penat.

Pulau ini juga memiliki pantai yang ditumbuhi dengan banyaknya pepohonan nan hijau meski pasir pantai tidak terlalu putih dan juga tidak begitu halus. Bagi Anda pecinta snorkeling maupun diving, tempat ini sangat cocok untuk Anda. Namun jangan lupa untuk membawa sendiri peralatan tersebut karena di tempat ini tidak disediakan jasa sewa perlengkapan diving maupun snorkeling. Untuk makanan dan minuman pun ada baiknya bila Anda membawa bekal sendiri.

Air laut yang jernih ditambah dengan keanekaragaman hayati bawah lautnya tentu akan menarik minat Anda. Hal ini akan menjadi semakin menarik karena Anda akan menemukan berbagai jenis terumbu karang berukuran besar yang masih hidup di surga bawah lautnya. Pulau ini memang tidak berpenghuni, jadi jangan kaget bila Anda tidak menemukan hotel, rumah makan maupun sinyal telepon seluler di sini. Namun bila Anda ingin menginap, disediakan beberapa penginapan sederhana yang bisa Anda temukan di kota Kecamatan Balantak.

Dari Luwuk, Anda melanjutkan dengan perjalanan darat. Jika Anda tidak membawa kendaraan pribadi, maka dapat menyewa travel dengan harga Rp 350.000/hari. Jika ingin lebih berhemat, Anda menggunakan angkutan umum dari terminal luwuk dengan resiko waktu perjalanan semakin lama.

Jarak dari Luwuk ke Pulau Dua sekitar kurang lebih 150 kilometer dengan waktu tempuh 3 jam. Selama perjalanan, Anda melewati perbukitan dan juga rawa – rawa. Selain itu, Anda akan melewati kampung nelayan yang terletak cukup dekat sekali dengan Pulau Dua. Disarankan bagi Anda untuk tidak melakukan perjalanan pada malam hari, karena masih minimnya penerangan.

Tempat Wisata di Luwuk SulTeng – Berupa air terjun di luwuk banggai

Air terjun salodik luwuk

Tempat Wisata di Luwuk Sulteng ke Air Terjun Piala yang populer di Kota Luwuk. Di sini air terjunnya berwarna hijau. Pesona alam Kota Luwuk memang pantas diacungi jempol untuk dikunjungi. Air Terjun Piala atau air terjun salodik berada dekat dengan Kota Luwuk. Hanya berjarak 15-20 menit ke Kelurahan Hanga-hanga.

Air Terjun Piala air terjun salodik dijadikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) yang dikelola oleh swasta kemudian dijual ke PLN. Sehingga untuk naik ke kawasan air terjun, Anda harus melewati pintu air PLTMH. Dari sini aliran berwarna hijau sudah terlihat mengalir turun ke arah kota.

Tangga pintu air sedikit curan tanpa ada pegangan di sisinya. Anda musti berhati-hati dan memakai alas kaki yang tak licin. Perjalanan dari pintu air ke dalam kawasan Air Terjun Piala hanya sekitar 10 menit. Namun trek curam dan licin menjadi tantangannya. Akar pohon dan ranting rendah menjadi alat bantu untuk naik ke Piala. Suara air terjun yang menggema keras akan menemani perjalanan Anda. Tempat Wisata di Luwuk Sulteng

Setelah sampai, hijaunya air yang dikelilingi pepohonan akan memanjakan mata. Air terjun yang bertingkat-tingkat bisa jadi spot foto yang instagenic. Air Terjun Salodik ini berada tepat di pinggir jalan trans Sulawesi yang menghubungkan Kecamatan Luwuk dengan Kecamatan Pagimana sehingga mudah dijangkau. Dari Kota Luwuk bisa berkendara menuju Air Terjun Salodik yang berjarak sekitar 20 km dengan lama perjalanan sekitar 45. Untuk bisa menikmati kesegaran Air Terjun Salodik kamu bisa membayar tiket seharga Rp. 1.000/orang.

Air Terjun Laumarang Luwuk atau  Air Terjun Ayus

Tempat Wisata di Luwuk Sulteng adalah Air Jatuh Laumarang, yang menurut orang sini namanya berasal dari nama Pak Laumarang. Orang yang pertama kali membuka lahan dan menemukan air jatuh tersebut. Menuju kesini tidak begitu sulit. Dari arah Luwuk kita menuju ke Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro Kalumpang yang hanya 10 menit dengan kendaraan roda dua atau empat. Ohya, karena jalurnya yang lumayan susah, sebaiknya tidak menggunakan moda roda empat dari sini, jalan kaki paling hanya satu jam saja dari Kalumpang. Kemudian ambil jalan naik di sebelah kanan, jalan lumayan menanjak dan pada musim hujan akan menjadi licin serta berlumpur karena memang belum diaspal.

Air Terjun Ayus terletak 2 Km dari Air Terjun Piala di kelurahan Hanga-hanga, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Air terjun yang lebih dikenal dengan nama Laumarang ini tersembunyi dengan rapat di balik bukit. Nama Laumarang merupakan pemilik tanah kawasan tersebut zaman dahulu. “Kawasan ini namanya Ayus, tapi karena dulu yang punya namanya Laumarang jadi biar lebih gampang dicari makanya disebut Laumarang,” kata Ano, warga yang tinggal di sekitar kawasan air terjun.

Pada pertigaan pertama ambil ke kanan dan tak berapa lama akan terlihat jembatan kayu kecil di sebelah kanan. Di sini terdapat rumah penduduk yang dapat kita mintai tolong untuk menitipkan sepeda motor. Dari sini, air jatuh sudah tidak jauh lagi, kurang lebih 30 menit berjalan kaki. Kita akan berjalan menyusur sungai yang mengalir deras di sebelah kanan. Pada dua pertiga jalan masih landai dan mudah dilalui. Namun tantangan akan kita temui pada sepertiga akhir jalan, sangat curam dan mengharuskan kita untuk sedikit merayap-rayap hanya berpenganan pada akar pepohonan. Asyik sekali.

Pantai kilo lima luwuk

Tempat Wisata di Luwuk Sulteng berupa pantai yang terkenal dikota luwuk ini sudah banyak didatangi oleh wisatawan dari luar negri. Mereka umunya menikmati pemandangan bawah lautnya yang memiliki keanekaragaman dan pemandangan lepas pantai yang indah.

Pesona wisata pantai yang indah dan bersih di dekat jantung kota Luwuk, merupakan objek wisata utama yang memberikan banyak fasilitas dan beragam masakan khas daerah dan dari luar daerah Kabupaten Banggai yang tersedia di kafe-kafe disepanjang kawasan wisata.

Makanan khas luwuk banggai

Di kota luwuk terdapat beberapa makanan khas yaitu :

1. Onyop

Onyop adalah sebuah makanan yang terbuat dari sagu. Onyop hampir sama dengan papeda yang berasal dari papua. biasanya onyop di santap dengan kuah asam

2. Milu Siram

Milu siram adalah makanan yang terbuat dari jagung. Biasanya di campurkan dengan ikan tuna dan di beri daun bawang serta bawang goreng. Milu siram akan lebih enak jika di makan dengan keripik ataupun perkedel.

3. Pisang Lowe

Pisang lowe biasanya di makan dengan sambal terasi.

4. Nasi Jaha

Nasi jaha adalah makanan yang terbuat dari beras ketan dikukus dan di letakkan di dalam bambu yang di dalamnya telah dilapisi daun pisang. Nasi jaha kemudian di bakar di atas bara api.

Oleh oleh khas luwuk

Olehnya akan terasa kurang lengkap bila sudah datang ke Kabupaten Banggai lantas tidak membawa “Mutiara”.  Bila Mutiara tak terjangkau masih ada souvenir berbahan baku dari mutiara yang dapat dibawa pulang untuk sekadar buah tangan (cendramata), diantaranya kalung, cincin, gelang, lukisan dan lainnya.

Beragam souvenir berbahan baku limbah mutiara (kulit kerang) oleh para perajin di Kabupaten Banggai dapat dirubah menjadi kalung, lukisan, kaligrafi, plakat atau logo dan beragam perhiasan. Bukan cuma itu yang dapat Anda bawah pulang sebagai oleh-oleh ketika berkunjung ke Kabupaten Banggai. Masih banyak souvenir yang indah-indah dan cantik hasil karya perajin-perajin daerah ini, diantaranya, ukiran-ukiran patung kayu, vas bunga dan kerajinan tangan berbahan kayu, beragam anyaman dari bambu serta yang tak kalah menarik adalah Kain Tenun Nambo yang mirip dengan Kain Tenun Donggala yang telah kesohor itu.

Tak jauh dari Pujasera terdapat Toko Swalayan Golden Hill yang katanya terbesar di Luwuk. Oleh-oleh khas Luwuk menjadi buruan kami. Di sana kami menjumpai aneka kripik pisang khas Luwuk. Kripik tersebut memiliki aneka rasa mulai original, coklat, keju, asin. Selain itu masih ada abon ikan dan juga kacang asin, serta ikan kering.

Bandara luwuk banggai

Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir adalah bandar udara yang terletak di Desa Bubung, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Bandar udara ini memiliki ukuran landasan pacu 1.850 × 44 m. Jarak dari kota Luwuk sekitar 13 km. Bandar udara ini terletak di sebelah selatan dari pusat kota.

Scroll To Top