Breaking News
Wisata kota palu yang memanjakan para pengunjung

Wisata kota palu yang memanjakan para pengunjung

Ads By Google

Wisata kota palu – yang wajib di kunjungi ketika berada di Kota Palu. Ada banyak tempat wisata kota palu yang menawarkan sensasi dan memberikan nuansa rekreasi, hal ini cocok digunakan sebagai tempat berpose. Kota palu yang berada di teluk palu memberikan nuansa yang mempesona, berbagai tempat rekreasi dan kuliner disajikan untuk memanjakan pengunjung. Selain itu berbagai hotel yang berada di teluk palu ikut menambah suasana yang sangat menyenangkan. Berikut di berikan beberapa tempat wisata kota palu yang wajib dikunjungi.

Wisata kota palu berupa anjungan

Pertama adalah tempat wisata berupa taman Anjungan pantai talise kota palu merupakan taman yang ramai dikunjungi, anjungan ini terletak di peisisir pantai Kota Palu yang dikenal dengan naman pantai talise. Taman anjungan pantai talise ini, sangatlah menarik perhatian dan memanjakan para mengujung, terdapat banyak pohon-pohon rimbun tumbuh di sekitar Taman Anjungan kota palu. Bukan itu saja, udara yang segar bertiup dari arah utara pantai menjadikan setiap pengunjung anjunga betah dan berlama-lama. Terdapat jembatan merah yang digunakan pengunjung untuk berfoto. Terdapat sebuah tempat yang berbentuk persegi yang sengaja di buat untuk bersantai dan mengabadikan momen terbaik. Beberapa bangku yang panjang sebagai tempat beristirahat dan tempat berkumpul bagi setiap pengunjung.

Bagi pengunjung yang memiliki anak, taman anjungan di pantai talise kota palu menyediakan area bermain yang luas bagi anak-anak.  Area ini juga sering dipakai oleh berbagai komunitas Free Style seperti , joging, Sepatu roda, dan masih banyak lagi. Selain tempat bermain anjungan ini sering digunakan untuk berbagai iven, seperti iven oleh beberapa perusahaan seperti perusahaan telekomunikasi, transportasi, dan lain sebagainya.

Pemandangan dari pesisir pantai talise pada sore hari dengan bentangan awan melengkapai keindahan pantai talise. Selain itu dikelilingi pegunungan yang tinggi tampak seperti lukisan. Gunung-gunung seakan tertata rapih yang sengaja dibuat untuk memanjakan mata dengan pemandangan yang sangat sempurna.

Wisata kota palu berupa taman Dato Karama

Wisata kota palu berupa taman Dato Karama berada di pesisir pantai tepatnya di Jalan Cumi-cumi. Taman ini diresmikan pada tanggal 18 Januari 2014 oleh Bupati Kota Palu yang saat itu di jabat oleh Rudi Mastura . Pembangunan Dato Karama bertujuan untuk menjalani salah satu program Palu Green. Kebanyakan orang merasa bahwa taman ini sangat kecil dan sulit untuk dikatakan sebagai taman. Dilihat dari bentuk dan ukuran yang sangat kecil dan pohon-pohon masih sangat sedikit.

Meskipun sangat kecil, namun anda dapat menikmati keindahan taman ini sambil berjalan-jalan, menghirup udara segar, sambil menikmati luasnya hamparan laut yang di latarbelakangi pengunungan yang indah. Bukan hanya pepohonan, di bagian tengah terdapat area bermain dengan bentuk berupa lingkaran dan dapat digunakan untuk bermain sepatu roda, atau sekedar olahraga kecil. Hiasan, yang terdapat di bagian tengah terdapat dua gambar yang berbentuk bintang dengan segi sebanyak delapan buah.

Wisata kota palu Sauna Alam

Objek wisata Sauna merupakan salah satu wisata kota palu yang memanjakan para mengujung, yang beralamat di Jalan Munif Rahman, Gang Nurul Amal di Kelurahan Kabonena.  Objek wisata ini dibuka untuk umum sebagai salah satu sarana tempat rekreasi alternatif bagi keluarga. Pencapai lokasi ini, ditempuh dengan jarak hanya 200 meter dari Jalan Munif Rahman. Mencapai lokasi cukup mudah karena dapat ditempuh menggunakan vasilitas kendaraan roda dua, roda empat. Keindahan alam yang masih alami yang sangat kental, membuat setiap pengunjung merasa berada di tengah alam yang bebas. Belaian angin sepoi-sepoi dengan hembusan begitu  lembut, akan memanjakan semua pengunjung yang datang.

Bukan hanya menyediakan keindahan alam bagi yang hobbi untuk memanjakan kulit tubuh, wisata kota palu berupa Sauna juga terdapat fasilitas kolam pemancingan ikan air tawar, restoran, dan tempat latihan menembak. Tempat menembak biasanya digunakan untuk aparat bahkan masyarakat umum juga dapat menggunakannya. Mengnjungi tempat wisata kota palu ini tidak mengocek kantong begitu dalam, hanya sekitar antara Rp. 20.000- Rp. 50.000.

Wisata kota palu berupa Museum

Cara yang sangat efektif untuk mengenali sejarah dan budaya masyarakat di suatu daerah adalah dengan berkunjung ke museum di daerah tersebut. Jika anda sedang melakukan wisata di kota palu, maka anda cukup mengunjungi Museum Sulawesi Tengah yang berada di tengah Kota Palu.

Museum ini terletak di Jalan Kemiri No 23, Kelurahan Kamonji, mempunyai banyak koleksi yang terdiri dari berbagai benda-benda etnografi, geologi, biologi, arkeologi, filologi, histori, numismatic, keramik seni rupa, dan teknologi modern. Biaya masuk tidak mahal hanya sebesar Rp 1.500 bagi anak-anak, dan Rp 3.000 bagi orang dewasa, dan Rp 10.000 bagi turis asing atau mancanegara. Pengunjung dapat menikmati berbagai koleksi museum yang ada berhubungannya dengan sejarah dan budaya dari seluruh kabupaten di provinsi Sulawesi Tengah.

Kerajinan berupa Kain Tenun Donggala, pakaian adat tradisional dari semua kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah terdapat di museum ini. Selain itu replika Patung Palindo yang menggambarkan nenek moyang orang-orang Bada. Serta Taingaja yang merupakan patung kepala kerbau yang terbuat dari perunggu adalah sebagian koleksi dari Museum Sulawesi Tengah.

Wisata kota palu berupa Sou Raja

Tempat wisata kota palu lainnya dalah Sou Raja merupakan rumah adat masyarakat kota Palu khususnya suku Kaili. Sou Raja bagi masyarakat suku Kaili menyebut dengan nama Banua Oge yang berarti Rumah Besar. Banua Oge atau Sou Raja atau berfungsi sebagai tempat tinggal para Magau atau Raja dan keluarganya. Selain itu difungsikan sebagai tempat Pusat Pemerintahan Kerajaan.

Sou Raja dibangun atas prakarsa raja Yodjokodi sekitar abad 19 masehi. Selama masa pendudukan bala tentara Jepang di Kota Palu (1942-1945). Bangunan Sou Raja diambil alih dan dijadikan bsebagai kantor pemerintahan pada saat itu. Kemudian pada tahun 1958, bangunan Sou Raja digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia sebagai markas militer. Sou Raja saat ini menjadi obyek wisata peninggalan sejarah. Lokasi Sou Raja berada di Kelurahan Kampung Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

Bangunannya terdiri dari 4 bagian yaitu :

Gandaria (Serambi)

Ruangan yang berfungsi sebagai tempat ruang tunggu untuk tamu. Dibagian depan terletak anjungan sebagai tempat bertumpuhnya tanggah yang terdiri dari 9 anak tanggah dengan posisi saling berhadapan.

Lonta Karavana (Ruang Depan)

Bagian ruangan ini digunakan sebagai penjamuan atau penerimaan tamu untuk kaum laki-laki dalam pelaksanaan upacara adat. Fungsi lainnya yaitu digunakan sebagai tempat tidur para lelaki.

Lonta Tatangana (Ruang Tengah)

Pada bagian Ruangan tengah difungsikan sebagai tempat musyawarah Raja beserta para tokoh-tokoh adat dan di dalam ruangan ini terdapat dua kamar tidur untuk Raja.

Lonta Rarana (Ruang Belakang)

Ruangan ini digunakan sebagai tempat makan untuk Raja beserta keluarga. Diruangan ini juga terdapat kamar untuk wanita dan para anak gadis. Selain itu ruangan ini juga digunakan untuk menerima kerabat dekat.

Wisata kota palu berupa Jembatan Kuning

Jembatan kuning atau beberapa orang menyebut dengan nama Jembatan Palu IV atau Jembatan Ponulele adalah jembatan yang terletak di Kota Palu. Jembatan ini diresmikan pada Mei 2006 oleh Presiden ke-6 RI, SBY. Jembatan ini membentang di atas pantai talise ini berada di kelurahan Besusu dan Lere, yang menghubungkan kecamatan Palu Timur dan Palu Barat, dan saat ini telah menjadi “landmark” Kota Palu.

Wisata kota paluIcon wisata kota palu berupa jembatan kuning membuat para pengungjung terkesan dan memanjakan para mengujung untuk berfoto. Kota Palu yang dikelilingi dengan pegunungan yang langsung mencuram ke laut, yang dipercantik oleh Teluk Palu, dan dilengkapi dengan sungai panjang yang membelah kota. Kombinasi ini sangat memanjakan mata setiap pengunjung. Ditambah lagi dengan sebuah jembatan lengkung pertama berwarna kuning, sekan kota Palu sangat pandai bersolek.

Keberadaan jembatan kuning yang bentuknya melengkung membuatnya berbeda dengan sebuah ibukota provinsi di Indonesia. Perpaduan pegunungan, lembah, dan laut seperti ini biasanya hanya  temui di kota-kota terpencil.

 

Scroll To Top